1. Alat pengukur titik embun cermin dingin
Gas dengan kandungan air yang berbeda akan muncul ke permukaan pada suhu yang berbeda. Titik embun ditampilkan secara langsung oleh teknologi deteksi fotolistrik, yang mendeteksi lapisan embun dan mengukur suhu saat embun terpapar. Metode pendinginan cermin meliputi: pendinginan semikonduktor, pendinginan nitrogen cair, dan pendinginan udara bertekanan tinggi. Higrometer titik embun dengan cermin dingin merupakan metode pengukuran langsung. Alat ini dapat digunakan sebagai higrometer titik embun standar dengan tetap memastikan akurasi deteksi titik embun, efisiensi pendinginan cermin yang tinggi, dan pengukuran suhu titik embun yang tepat.
2. Sensor listrik pengukur titik embun
Suatu material hidrofilik atau hidrofobik digunakan sebagai medium untuk membentuk kapasitansi atau resistansi, dan konstanta dielektrik atau konduktivitas gas yang mengandung air berubah sesuai setelah melewati gas tersebut. Nilai kapasitansi atau resistansi pada saat itu dapat diukur, dan kadar air dalam gas pada saat itu dapat diketahui. Sensor jenis ini, yang dirancang berdasarkan sistem satuan titik embun, membentuk sensor listrik yang disebut Penganalisis Titik Embun .
3. Metode listrik untuk mengukur titik embun
Penganalisis mikromoisture elektrokimia berbasis sistem unit kandungan kelembaban absolut dirancang dengan menggunakan karakteristik akumulasi muatan pada elektroda melalui dekomposisi menjadi molekul polar setelah menyerap fosfor pentoksida dan bahan lainnya. Saat ini, presisi tertinggi di dunia dapat mencapai ±1,0°C (suhu titik embun), dan presisi umum dapat mencapai ±3°C. Metode ini membutuhkan gas yang sangat bersih dan dapat mengukur gas korosif. Sebuah perusahaan di Jerman telah melakukan hal ini, dan aplikasinya di dalam negeri masih sedikit.
4. Alat pengukur titik embun osilasi kristal
Frekuensi osilasi kristal setelah pembasahan dapat diubah. Alat pengukur titik embun osilasi dapat dirancang. Ini adalah teknologi yang relatif baru, yang masih dalam tahap belum matang. Ada produk terkait di luar negeri, tetapi presisinya buruk dan biayanya tinggi. Contohnya seperti CI-PC36, GEN-25 dari Chang'ai Co.
5. Titik embun inframerah
Instrumen titik embun inframerah dapat dirancang dengan memanfaatkan penyerapan uap air dalam gas terhadap spektrum inframerah. Saat ini, pengukuran titik embun rendah masih sulit dilakukan, terutama karena tingkat deteksi puncak detektor inframerah tidak dapat mencapai tingkat penyerapan air mikro, dan adanya interferensi komponen lain dalam gas terhadap penyerapan spektrum inframerah. Namun, ini adalah teknologi baru yang sangat penting untuk pemantauan online tanpa kontak terhadap kandungan uap air dalam gas lingkungan.
6. Sensor semikonduktor pengukur titik embun
Setiap molekul air memiliki frekuensi getaran alaminya sendiri. Ketika memasuki rongga kisi semikonduktor, molekul air tersebut menghasilkan resonansi dengan kisi yang mengalami eksitasi muatan, yang frekuensi resonansinya berbanding lurus dengan jumlah mol air. Resonansi molekul air dapat membuat sambungan semikonduktor memancarkan elektron bebas, sehingga meningkatkan konduktivitas kisi dan mengurangi impedansi. Kandungan kelembapan pada titik embun -100°C dapat diukur dengan alat pengukur titik embun semikonduktor yang dirancang dengan karakteristik ini.
Penilaian komprehensif terhadap kemajuan teknologi
Dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi modern, orang-orang telah menerapkan teknologi fotolistrik, teknologi material baru, teknologi inframerah, teknologi gelombang mikro, teknologi mikroelektronika, teknologi serat optik, teknologi gelombang akustik, dan bahkan teknologi nano untuk pengukuran kelembaban dalam gas, yang membuat bidang pengukuran kelembaban yang sudah lama ada menjadi lebih segar.
Pengukuran kadar air dalam gas merupakan teknik yang sulit. Dapat dikatakan bahwa hingga saat ini belum ada cara teknis yang matang dan sempurna di dunia untuk menyelesaikan masalah pengukuran kadar air mikro dalam berbagai kondisi kerja. Setelah penerapan teknologi modern, hanya dapat dikatakan bahwa untuk lingkungan tertentu, penggunaan cara teknis tertentu dapat menyelesaikan masalah pengukuran kadar air mikro hingga tingkat tertentu (termasuk jangkauan dan presisi). Oleh karena itu, prospek pengembangan teknologi pengukuran kadar air mikro sangat luas, dan para teknisi profesional masih memiliki jalan panjang yang harus ditempuh.